SAMPAI SAAT DIPENJARA PUN SETNOV MASIH TETAP SAJA BANYAK AKAL.
bandarjudikiu.org
Setnov kabur, berawal dari ketika ia melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Santosa Bandung. Ia berobat sejak 12 Juni 2019, dan menjalani rawat inap karena lengannya sakit.
Papa dijadwalkan nginap lagi di ruang tahanannya di Lapas Sukamiskin pada 14 Juni.
Nah, ketika akan kembali ke Lapas khusus koruptor itulah, ia kabur.
--o0o--
Awalnya, Setnov beralasan akan membayar tagihan rumah sakit di lantai dasar. Ia pun turun dari kamarnya di lantai 8. Bodohnya, saat mantan Ketua Umum Partai Golkar itu ke bawah, pengawal hanya menunggu di lantai 8. Tidak mengikuti kemana yang dikawalnya itu pergi.
Ketika disusul ke bawah, ternyata ‘Papa Minta Saham’ sudah kabur.
Setnov pun mendadak jadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Upaya pencarian pun segera dilakukan. Dan pada Jumat sore (14/06), sekitar pukul 18.00 WIB, ia berhasil ditemukan saat sedang bersama istrinya di kawasan Padalarang.
Terhitung, Setnov menghirup udara bebas di Padalarang selama 3-4 jam.
Pertanyaannya, bagaimana netizen bisa tahu kalau Papa itu telah kabur?
Fotonya, saat sedang berada di salah satu tokoh bangunan di Padalarang pada Jumat siang tersebar luas. Meskipun ia mengenakan topi dan masker, tapi masyarakat masih bisa mengenali wajahnya.
--o0o--
Sebelumnya, Kakanwil Kemenkum HAM Jabar, Liberty Sitinjak mengaku sudah menasehati Setnov agar tidak berbuat macam-macam.
"Saya nasihati dia, 'kalau berobat, berobat yang benar," ujarnya. Lantas Setnov menjawab, "Saya akan jagalah".
Namun, di luar perkiraan, Jumat pagi Liberty justru menerima laporan dari Lapas Sukamiskin kalau Setnov kabur.
Sudah tahu penjahat, masih saja dipercaya begitu saja. Kwkwkwk
Pertanyaannya, siapa yang bodoh?
Usai berhasil ditangkap kembali, Setnov pun langsung dipindahkan ke Lapas dengan super maksimum sekuriti, yang isinya adalah napi teroris.
Mudah-mudahan do’i gak ikut-ikutan jadi radikal pula pasca mendekam di Lapas Gunung Sindur.
--o0o--
Sebelumnya, politisi Golkar itu divonis 15 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta. Setnov terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013 yang merugikan negara sebesar 2,3 triliun rupiah.
Mendapat vonis yang cukup berat itu, ia pun tidak mengajukan banding, dengan alasan, Jaksa KPK tidak mengajukan banding dan ia merasa sudah lelah menghadapi proses hukum pada pengadilan tingkat pertama. Alasan lainnya, Setnov tidak mengajukan banding adalah karena ingin merenung dan berpikir sepenuh hati atas kasus yang dihadapinya.
Menurut hemat penulis sih, alasan Papa tidak mengajukan banding karena takut divonis lebih berat. Sebab, sebelumnya, banyak juga koruptor yang apes, pasca mengajukan banding, seperti Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh.
Ulah Setnov lainnya di Lapas
Ini bukan kali pertama lho, Papa berulah saat mendekam di penjara. Sebelumnya, saat Najwa Shihab sidak ke ruang tahanannya, ada sejumlah kejanggalan yang berhasil ditemukan saat itu. Diantaranya :
Papan nama dan sel tempat Setnov ditahan terkesan palsu. Di papan besar berisi daftar nama tahanan itu, nama SETYA NOVANTO baru ditempel.
Isi sel Setnov pun terlihat palsu. Mulai dari barang-barang pribadinya, seperti baju, perlengkapan mandi dan makanan tidak sesuai dengan profilnya yang biasa hidup mewah itu. Diantaranya terdapat body mist Victoria Secret Pure Seduction, Pucelle splash cologne dan Gatsby.
Tidak terlihat tumpukan baju atau barang yang menunjukkan kalau sel itu sudah dihuni selama 3 bulan. Terkesan sangat rapi dan menonjolkan kesederhanaan banget.
Ketika petugas membuka sel, Setnov terlihat siap banget menyambut tim Mata Najwa, seperti dengan duduk di kursi, berpakaian rapi serta sembari memegang sebuah buku.
Liberty Sitinjak mesti diperiksa
Penulis menduga ada peran Kakanwil Kemenkumham Jabar, Liberty Sitinjak, terkait kasus kaburnya Setnov ini.
Karena sebelumnya, saat foto Papa sedang berada di Rumah Makan Padang di RSPAD Gatot Soebroto beredar luas di dunia maya, ia terkesan membela koruptor itu.
Sitinjak mengatakan Setnov dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto sudah sesuai prosedur. Untuk itu, ia pun meminta kepada semua pihak agar tidak memanaskan informasi mengenai foto Setnov yang viral itu.
"Kalau (makannya) masih di rumah sakit, saya salahnya dimana, kan yang ditemukan dia makan dimana, di rumah sakit kan. Apalagi dikawal petugas juga," ujar Sitinjak membela diri dan Papa.
Ternyata, Setnov ini tidak hanya licin dan banyak akal saat menghirup udara bebas. Tapi, saat kebebasannya terkekang pun, akalnya masih terbuka lebar dengan mampu mengelabuhi petugas Lapas yang menjaganya.
No comments:
Post a Comment