SELAMA BEBERAPA JAM DIPERIKSA,ZEIN KIVLAN BISA JADI WARAS KEMBALI.
qqbandarjudi.info
Baru kemaren kita semua mendengar, membaca dan melihat bagaimana Zein Kivlan berkoar melecehkan Susilo Bambang Yudhoyono yang di matanya tak lebih dari seorang yang licik dan hanya seorang juniornya. Tapi saya bilang, antara Zein Kivlan dan SBY, SBY-lah yang menjadi Presiden Indonesia. Sementara Zein Kivlan hanya tercatat sebagai pensiunan Jendral.Untung Zein Kivlan dan SBY bukan warga Negara Amerika Serikat, dimana seorang Presiden tidak pernah mendapat gelar ‘mantan’ di depan namanya. Ya, semua Presiden Amerika Serikat, akan selalu dipanggil dan disebut dengan nama “Mr Presiden” di depan namanya, walaupun mereka sudah tak lagi menjabat.
Ini adalah cara Negara Amerika serikat menghormati putra terbaik mereka yang telah bekerja untuk bangsa dan negara Amerika Serikat. Apakah mereka dengan gelar “presiden” di depan namanya bisa dihujat, dihina, diejek dan dijelek-jelekan??? Tentu saja tidak. Tapi kalau dibandingkan dan dikritik, sudah pastilah.
Jadi, sebenarnya nama Zein Kivlan baru muncul di permukaan sejak Prabowo maju lagi Pilpres tahun 2019. Karena pada Pilpres 2014, Zein Kivlan beberapa kali terlihat menyerang pendukung Prabowo. Surya Darma Ali atau SDA adalah satu dari korban serangan Kivlan di tahun 2014.
Tak tanggung-tanggung, maneuver politik yang dilakukan oleh Kivlan terkesan karbitan. Dia bersikap seolah paling tahu tentang isi TNI dan para mantan TNI. Hingga akhirnya dia terseret pada rencana aksi makar, people power.
Hebatnya, pemerintah tidak main-main dalam hal menanggapi rencana aksi people power ini. Dari sejak tanggal 17 April 2019 lalu, rasanya jari tangan kita sudah habis untuk menghitung berapa banyak elit-elit Kubu Paslon nol dua berguguran karena terjerat pasal makar. Termasuk Kivlan.
Dia akhrinya tercyduk atas dugaan makar dan harus menjalani pemeriksaan selama 14 jam! Satu jam lebih lama dari Eggi Sudjana. Walaupun katanya, pemeriksaan berjalan dalam suasana yang menyenangkan (atau dia lagi menghibur diri?).
“Semua enak. Dari pihak polri, penyidik ramah tamah dan kita menjawabnya senang dan tenang. Ngga ada apa-apa, enak gitulah. Jadi saya terima kasih sam apenyidik, bahwa kita ditanya dengan gembira, ngga ada apa-apa.” Kata Kivlan usai pemerikasaan di Polda Metro Jaya, Jl Jendral Sudirman, Jakarta, Jum’at kemaren.
Sebanyak 51 pertanyaan diajukan pada Kivlan, jumlah pertanyaan ini juga lebih banyak dibandingkan pertanyaan yang diajukan pada Eggi Sudjana yang hanya 30 pertanyaan.
Lucunya, usai pemeriksaan, tiba-tiba Kivlan terlihat waras. Dia mempercayakan penanganan kasusnya pada Polri. Bahkan, Kivlan tiba-tiba mengeluarkan himbauan kepada semua orang yang ada di barisannya untuk menyesuaikan diri dengan peraturan perundang-undangan yang ada.
Wow!! Apakah Kivlan selama pemeriksaan dikasih minum Taquila??? Wkwkwkkww… Kok jadi waras jelas begini yah?? Waduh.. satu lagi elit penggerak people power gugur!
“Upaya lain ngga ada, saya hanya menunggu keutusan penyidik. Saya akan terima apa adanya, yang saya juga menyerukan kepada yang berpikir sama dengan saya, saya sampaikan mari kita sesuaikan diri dengan UU dan keputusan sesuai dengan Keputusan yang berlaku,” tambahnya.
“Saya juga ikut semua proses. Dan juga yang lainnya saya harap juga begitu ya, protes pemilu sesuai UU yang berlaku. Saya harap melalui Bawaslu. Nah yang lain juga silahkan, sama juga dengan saya, melalui proses yang berlaku secara hukum mengenai ketidakpuasan masalah Pemilu. Saya begitu,” sambung Kivlan.
Wow lagi!! Apakah seruan ini ditujukan juga pada Fadli Zon yang kemaren bilang kalau Mahkamah Konstitusi itu sia-sia? Atau Novel Bamukmin si pencetus Ifthor 212 yang akan diadakan di depan kanrot KPU?
“Harapan semua tenang dan rapi. Nanti siapa yang menang kita serahkan saja sebagai mana prosesnya. Jadi saya sebagai rakyat bukan orang siapa-siapa, saya hanya memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Setelah itu saya serahkan seperti proses hukum yang berlaku dan berlanjut dan kita harapkan masalah hukum sesuai dengan yang berjenjang dan berlanjut,” imbuh Kivlan.
Kejedot tembok kayaknya nih kakek… omongannyanya itu loooh… sangat sungguh dewasa!! Prabowo dan BPN wajib dengar ini !!! Kivlan berharap situasi di tanah air tetap tenang. Dia mengingatkan masyarakat untuk menempuh jalur hukum bila ada sengketa.
Hebat Polisi kita!! Dalam waktu 14 jam, mereka berhasil merubah pandangan seorang Zein Kivlan yang asalnya beringas menjadi jinak bak kucing rumah yang memohon makanan.
No comments:
Post a Comment