BERTAHUN-TAHUN DITINGGAL SUAMI, IBU 40 TAHUN INI BEEHARAP BANTUAN DARI WARGA DAN PEMERINTAH.
Kisah hidup wanita yang bernama suriani ini memang cukup membuat hati tersentuh, Wanita yang berusia 40 tahun ini, Warga dusun 1A desa sidourip, Kecamtan beringin, Deliserdang ini, Sudah 17 tahun ditinggal oleh suaminya dan tidak bisa berjalan alias lumpuh.ditemui metro.com senin (18/2/2019) dikediamannya , Yang persis berada didepan yayasan nurul amin, Suriani yang awalnya terlihat sedikit kaget, Kemudian bercerita tentang pengalaman hidupnya yang getir.
Saat bergerak mendekat, Terlihat didekat jari ujuang kaki kanannya dibungkus kain, Melepuh bang, Baru kena knalpot. Saat ditanya soal kakinya yang terbungkus kain itu, Ibu dua anak itu pun hanya bisa menyeretkan badannya untuk bergerak(ngesot). Ketika ditanya terkait kelumpuhan yang dialaminya, Suriani yang saat itu didampingi putrinya, Terlihat meneteskan air mata.
Peristiwa itu menurut nya, Terjadi saat dirinya hendak memanjat pohon melinjo setinggi 6 meter dihalaman rumah mereka, Sekitar 17 tahun bang saya jatuh waktu manjay pohon melinjo, Waktu itu saya lagi hamil. Alhamdulillah bayi saya itu selamat. Suriani mengaku sudah mencoba berobat segal cara, Namun belum juga sembuh, Dulu saya pernah juga dibawa kerumah sakit, Dokter mengatakan umur saya hanya tiga bulan lagi. Mirisnya saat dia butuh pendamping dan penyemangat hidup, sang suami malah meninggalkannya bersama kedua putrinya dalam keadaan sakit.
Alhasil, Suriani pun harus mencukupi hidup kedua ananknya walau dalam kondisi sakit, Beruntung, Ada adiknya yang bersedia membantu suriani, Meski hanya ukup tuk makan. Suami saya pergi sejak tahun 2002 waktu saat saya sedang sakit. Anak saya ini yang kedua, Waktu saya mengandung dan jatuh dari pohon melinjo itu. Sekarang dia sudah menikah dan sering juga membantu saya. Untuk menyambung hidup. Suriani bekerja sebagai pemasang payet pakaian. Ada tukang jahit yang antar kesaya untuk pasang payet. Lepas makan aja bang. Anak saya putus sekolah sejak SMP.
Suriani berharap bisa mendapat bantuan dari pemerintah agar dia bisa hidup lebih baik. Adik saya pernah mengusulkan ke kepala desa, Tapi gak pernah dapat bantuan, Sampai sekarang saya belum pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah. Suriani mengaku sudah berobat baik medis maupun alternatif, Tapi takdir berkata lain. Dia belum memperoleh kesembuhan. Sudah kesan kemari lah berobat, Tapi belum sembuh juga bang. Saya ingin berobat kerumah sakit. Saya ingin sembuh. Kalau tidak bisa lagi, Setidaknya ada kursi roda. Terpisah, Kepala dinas sosial deli serdang gustur husein siregar berjanji akan mamberi bantuan kursi roda untuk suriani, Siapkan persyaratannya, Kami akan memveri bantuan kursi roda untuk saudari suriani.

No comments:
Post a Comment