MEDAN MENJADI KOTA YANG SANGAT KOTOR/SAMPAH
kota medan,sumatera utara sebagai kota terkotor oleh kementerian lingkungan hidup dan kehutanan untuk kategori kota metropolitan.sumatera utara disebut sebagai kota terkotor untuk kategori kota besar dikarenakan banyak sampah yang tidak terolah.
direktur jenderal pengelolaan sampah,limbah,dan bahkan beracun berbahaya(PSLB3)KLHK,Rosa vivien ratnawati mengatakan kota-kota tersebut mendapat nilai paling rendah pada saat penilaian program adipura periode 2017-2019.
KLHK juga mencatat kota medan,sebagai kota terkotor.untuk kategori kota kecil terkotor adalah waikabubak di sumba barat,kabupaten buol disulawesi.
"(kota terkotor mendapat)penilaian paling rendah antar kota2 yang kita nilai,kan ada sekitar 200 sekian kota yang kita nilai ,dan itu adalah kota yang jelek,kata kepala daerah dan pimpinan DPRD dikantor KLHK,medan rabu(17/2).
Rosa mengatakan penialaian mencakup antara lain penilaian fisik dan tempat pemrosesan akhir(TPA).kota-kota terkotor itu mendapat nilai jelek dan dampak yang sangat buruk,karena membuang sampah terbuka dan tidak perduli sama dampak yang akan terjadi pada kota tersebut.
serta ada yang belum membuat kebijakan dan strategi nasional(jakstranas)tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.
kemudian,faktor nilai buruk lain adalah komitmen yang kurang,anggaran kurang,serta partisipasi publik yang kurang.
Padahal,kata rosa,undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah mengamanatkan bahwa tempat pemrosesan akhir(TPA)menggunakan sistem lahan urug saniter (SANITARY LANDFILL)atau sekurang kurangnya sistem lahan urung terkendali(CONTROLLED LANDFILL).
Rosa berharap kota-kota yang masih kurang dalam penilaian adipura itu dapat memperbaiki diri untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta pengelolaan sampah yang baik.
dengan demikian yang dilaporkan oleh dinas kebersihan kota medan dan sekitarnya,dengan ini kami menghimbau kepada seluruh warga medan untuk menjaga kebersihan kita bersama,untuk menciptakan kota medan yang asri.

No comments:
Post a Comment